A. Profil Laboratorium
Visi Laboratorium
"Mewujudkan Laboratorium Sistem Operasi yang bermutu Tingkat Nasional 2020 di Bidang Informatika dan Komputasi, serta menjadi Unit Pendukung Kegiatan di unit kerja lain di lingkungan UMSIDA".
Misi Laboratorium
1. Menyelenggarakan praktikum berkualitas, dan pembimbingan berdasarkan kurikulum yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk seluruh mahasiswa Informatika.
2. Menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi dalam bidang Informatika dan Komputer.
3. Memberikan pelayanan laboratorium yang baik dan bermutu.
4. Meningkatkan kerja sama dengan instansi pemerintah/swasta/masyarakat di bidang Informatika dan Komputer di Tingkat Nasional.
Sasaran Laboratorium
1. Tersedianya sarana dan prasarana untuk penunjang kegiatan praktikum.
2. Tersedianya asisten laboratorium dan asisten praktikum yang professional dan sesuai dengan tugasnya.
3. Adanya koordinasi atau kerja sama yang baik antara unit-unit yang terkait.
4. Meningkatnya pengelolaan data akademik.
5. Meningkatnya pelayanan administrasi Laboratorium.
Tujuan Laboratorium
1. Mengembangkan sumber daya laboratorium terpadu untuk peningkatan kualitas pelayanan praktikum, penelitian, pembelajaran dan pengembangan masyarakat. Mengembangkan sumber-sumber pendanaan laboratorium yang berkelanjutan.
2. Pengembangan Sistem Manajemen Laboratorium yang sehat dan harmonis.
3. Mengembangkan kelembagaan laboratorium yang kuat dan dinamis serta meningkatkan kapabilitas dan kompetensi SDM.
Manfaat Laboratorium Sistem Operasi
1. Diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi Komputer) sebagai bagian dasar pemanfaatan teknologi untuk mempersiapkan mahasiswa yang memadai agar di masa depan dapat berperan sebagai kontribusi dari penguasaan komputer.
2. Untuk menunjang proses pembelajaran yang bermutu, teratur dan berkelanjutan.
3. Meningkatkan pengalaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan penguasaan komputer pada mata pelajaran lainnya.
4. Memberikan dampak kepada mahasiswa untuk lebih terampil mengkomunikasikan teori dengan praktik (dalam proses belajarmengajar).
5. Memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa melalui praktikpraktik lapangan
SOP
SOP (Standard Operasional Prosedur) adalah suatu pedoman tertulis yang dipergunakan untuk memperlancar kegiatan praktikum teknik Informatika.
Tujuan
1. Meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan praktikum di laboratorium Teknik Informatika.
2. Memberikan sanksi bagi pengguna laboratorium yang tidak memenuhi aturan.
Pihak Terkait
1. Mahasiswa;
2. Dosen;
3. Laboran; 4. Asisten; dan
5. Kalab.
Waktu Dan Tempat Pelaksanaan
Waktu praktikum sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tempat pelaksanaan praktikum di Laboratorium Informatika.
c.1 Jumlah tatap muka
Jumlah tatap muka praktikum Sistem Operasi di Laboratorium Sistem Operasi menetapkan 6 kali tatap muka.
c.2 Lama praktikum setiap tatap muka
Lama praktikum untuk setiap tatap muka adalah 2 jam dengan pertimbangan bahwa setengah jam pertama untuk persiapan peralatan sedangkan satu setengah jam berikutnya untuk materi praktikum. Jeda waktu antar praktikum 15 menit dengan pertimbangan bahwa diperlukan waktu kurang lebih 15 menit bagi asisten untuk mempersiapkan pelaksanaan praktikum berikutnya.
PROSEDUR PENGGUNAAN LABORATORIUM
1. Tidak menginstal software pada komputer yang digunakan.
a. Tidak menginstal dan menghapus.
b. Tidak membuat akun, di direktori.
c. Tidak menambah atau mengurangi data yang ada, kecuali yang dibutuhkan.
2. Pelanggaran atas aturan ini dikenakan sanksi tidak dapat mengikuti praktikum berikutnya.
3. Asisten harus melaporkan terjadinya pelanggaran ke laboran dan mencatat pelanggaran yang terjadi
4. Kerusakan karena kelalaian praktikkan menjadi tanggung jawab praktikkan yang bersangkutan.
5. Tidak membawa makanan dan minuman ke dalam laboratorium.
PROSEDUR PELAKSANAAN PRAKTIKUM
1. Laboran menyiapkan laboratorium dan perlengkapannya.
2. Asisten menyiapkan materi praktikum berdasarkan modul praktikum.
3. Mahasiswa melaksanakan praktikum didampingi asisten dan dosen pembimbing
4. Mahasiswa membuat laporan dan diserahkan kepada asisten pada pertemuan berikutnya.
5. Asisten memeriksa dan menandatangani asistensi laporan praktikum mahasiswa
6. Laporan yang telah diperiksa diserahkan kembali kepada mahasiswa
7. Pada akhir praktikum, Dosen memberikan tes/ujian yang harus diikuti oleh semua mahasiswa.
8. Dosen menyerahkan nilai hasil tes/ujian praktikum yang dilaksanakan mahasiswa ke Kepala Laboratorium.
9. Asisten merekap nilai praktikum (20% tugas + 40 % pelaksanaan praktikum)
10. Asisten menyerahkan nilai ke Kepala laboratorium.
11. Kepala laboratorium merekap nilai praktikum (20% tugas + 40 % pelaksanaan praktikum + 30 % ujian praktikum + 10 % laporan praktikum)
12. Kepala laboratorium menyerahkan nilai praktikum ke BAA.
13. Kalab membuat kartu peserta (lampiran) dengan ketentuan nilai:
Dinyatakan lulus praktikum jika nilai minimal praktikum C.
A. Analisis Materi / Instruksional (TIU, TIK)
Mahasiswa diharapkan dapat:
1. Mereview Komponen Sistem Komputer
2. Mengetahui dan memahami Struktur Sistem Operasi dan konsepnya
3. Menentukan sistem operasi dengan fungsinya, dan jenisnya, serta komponen dasar umumnya.
4. Memahami bagaimana kerja Sistem Operasi
5. Menggunakan sistem operasi dengan fungsi dasar umumnya
B. Silabus Praktikum
Silabus Praktikum Sistem Operasi:
1. Pengenalan Sistem Komputer dan Sistem Operasi Linux.
2. Struktur Sistem Operasi Linux.
3. Manajemen I/O & Manajemen Memori.
4. Proses Thread dan Deadlock.
5. Manajemen File dan Disc. Sistem Operasi Tersebar.
![]()
PENGENALAN SISTEM KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI LINUX
PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai struktur sistem komputer serta sistem operasi Linux yang pembahasannya meliputi komponen dan fungsi sistem operasi Linux tersebut. Linux tersebut. Sehingga setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa mampu:
a. Mengetahui asal muasal dan alasan dibuatnya komputer
b. Mengetahui komponen-komponen yang membangun sistem komputer dan bagaimana komponen-komponen tersebut saling bekerjasama untuk melayani kebutuhan pengguna
c. Mengetahui pembagian perangkat lunak menjadi aplikasi dan sistem operasi.
d. Mengetahui fungsi-fungsi utama sistem operasi
PENYAJIAN (TUTORIAL) SISTEM KOMPUTER
Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktivitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang mengikuti perkembangan zaman di tambah juga mencakup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.
Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem Input Process and Output, sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.
Secara teknis, kriteria yang dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain: a. Arsitektur
b. Kecepatan pemrosesan
c. Besarnya memori
d. Kemampuan penyimpanan
e. Jumlah pengguna
f. Biaya dan ukuran.
Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari:
1. Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output.
2. Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda.
3. Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem basis data, video games, program bisnis dan lain-lain.
4. User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain.
Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat pada Gambar.
No comments:
Post a Comment