Sunday, January 9, 2022

Rangkuman Modul Praktikum Algoritma

 POKOK BAHASA 1


Flowchart dan Instalasi

PENDAHULUAN

Pada pokok bahasa ini berisi penjelasan disertai contoh mengenai konsep  flowchart, Python Yang menjadi pemahaman dasar bagi mahasiswa sebelum mempelajari algoritma dan pemrograman dimana Konsep ini nantinya digunakan untuk mempresentasikan sebuah program, diharapkan Mahasiswa dapat:

1.      memahami bahasa pemograman python

2.      mengetahui cara menginstal python Pada sistem operasi Windows

3.      membuat program menggunakan bahasa pemrograman python

4.      Memahami dan mengimplementasikan bahasa pemrograman python

 

 penyajian (TUTORIAL)

1.      Flowchart

A.    pengertian flowchart

flowchart atau bagan alur adalah diagram yang menampilkan langkah-langkah dan   keputusan untuk melakukan sebuah proses dari suatu program. setiap langkah digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubungkan dengan garis atau arah panah.

flowchart berperan penting dalam memutuskan sebuah langkah atau fungsionalitas dari sebuah proyek pembuatan program yang melibatkan banyak orang sekaligus. Selain itu dengan menggunakan bagan alur proses dari sebuah program akan lebih jelas ringkas, dan mengurangi kemungkinan untuk salah penafsiran. penggunaan flowchart dalam dunia pemograman juga merupakan cara yang bagus untuk menghubungkan antara kebutuhan teknis dan non teknis

B.     fungsi flowchart

fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari suatu proses ke proses lainnya. sehingga, alur program menjadi mudah dipahami oleh semua orang. Selain itu, fungsi lain dari flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian prosedur agar memudahkan pemahaman terhadap informasi tersebut.

 

C.    jenis flowchart

flowchart sendiri Terdiri dari 5 jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik Dalam penggunaannya. berikut adalah jenis-jenisnya:

·         flowchart dokumen

pertama ada flowchart dokumen (dokumen flowchart atau bisa juga disebut dengan paper work flowchart. flowchart dokumen berfungsi untuk menelusuri alur form dari satu bagian ke bagian yang lain, termasuk bagian laporan diproses, dicatat, dan disimpan.

·         Flowchart program

selanjutnya kita akan membahas flowchart program titik ini menggambarkan secara rinci prosedur dari proses program. flowchart program terdiri dari dua macam, antara lain: flowchart logika program (program logic flowchart) dan flowchart program komputer terinci (detailed komputer program flowchart).

·         flowchart proses

flowchart proses adalah cara menggambarkan rekayasa industrial dengan cara merinci dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem.

·         flowchart sistem

yang keempat ada flowchart sistem. flowchart sistem adalah flowchart yang menampilkan tahapan atau proses kerja yang sedang berlangsung di dalam sistem secara menyeluruh titik Selain itu flowchart sistem juga menguraikan urutan dari setiap prosedur yang ada di dalam sistem.

·         flowchart skematik

terakhir ada flowchart skematik. flowchart ini menampilkan alur prosedur suatu sistem hampir sama dengan flowchart sistem. namun ada perbedaan dalam penggunaan simbol-simbol dalam menggambarkan alur. selain simbol-simbol flowchart skematik juga menggunakan gambar-gambar komputer Serta peralatan lainnya untuk mempermudah dalam pembacaan protokol untuk orang awam. 

 

 

D.    Simbol – Simbol Flowchart



POKOK BAHASAN 2

TIPE DATA DAN OPERATOR ARITMATIKA

1.      Mencoba perdana : Hello World!

Script:

Print(“Hello Word”)

 

Membuat program dengan menggunakan def

Assalamualaikum, Hai Semua

Nama saya adalah …

Sekarang saya belajar memprogram memakai bahasa python

Ayo teman-teman belajar juga

Sampai jumpa

      Def salam():

                     Print (“assalamualaikum, hai semua\nNama saya adalah Erika\nSekarang saya belajar memrogram memakai bahasa python\nAyo teman-teman belajar juga\nSampai jumpa.”)

 

Salam()

Apa kegunaan \n diatas?

Jawaban : kegunaan \n di atas adalah sebagai ENTER untuk membuat garis atau line space baru

 

 

2.      Program mengisi input ke variable intreger

NIM, Umur, Tinggi= (2001080187,20,159)

Print (NIM, Umur, Tinggi)

 

Apa yang terjadi jika apabila tidak menggunakan tanda ()

Jawab : kalau tidak menggunakan tanda ( ) tidak terbaca oleh system

                  Kalau menggunakan tanda ( ) terbaca oleh system.

 

 

Angka_positif = (1,2,3,4,5,6,7,8)

Print(angka_positif)

Mengapa saat print (angka_positif) bilangan yang muncul juga meliputi () dan (,)?

Jawab : Karena sesuai perintah yang dijalankan.

 

3.      Program variable string

Nama=input(‘isikan nama kamu:’)

Print(‘Hallo,’,nama)

                     print(“Betulkah nama mu %s?/n”%nama)

 

     Apa kegunaan %s pada script tersebut?

                 Jawaban : konversi string melalui str () sebelum memformat

                Apa arti input pada program diatas?

                Jawaban : masukan yang kita berikan kepada program

 

 

Nama = ‘Budi Eka‘

Pesan = “Selamat belajar bahasa python”

print(“Nama”,Nama[0])

print(“Pesan”,Pesan[8:29])

 

Apa arti angka 0 pada nama [0] di atas?

Jawaban : arti angka 0 pada [0] adalah karakter index

Apa perbedaan antara[0] dengan [8:29]?

Jawaban : [0] adalah e Slice sedangkan [8:29] adalah ela Range Slice

 

4.      Program Variable Boolean

 

i = 20 < 25

print(i)

n = 20 > 25

print(n)

print(“Z” == “z”)

 

 

Apa fungsi == diatas?

Jawaban : tanda tersebut berfungsi untuk menunjukan jika kedua bilangan memiliki nilai yang sama maka kondisi bernilai benar atau true.

 

nama = “Gema” == ”gema”

print(nama)

namamu = “Aldi” != ”aldi”

print(namamu)

 

 

Apa perbedaan antara == dan != ?

Jawaban : == bernilai True Jika masing-masing operan memiliki nilai yang sama, maka kondisi bernilai benar atau True. Sedangkan != bernilai False Akan menghasilkan nilai kebalikan dari kondisi sebenarnya.

 

print(bool(“Hello”))

print(bool(“”))

print(bool(15))

print(bool(0))

print(bool([“pisang”,”semangka”,”pir”]))

print(bool([]))

 

 

Mengapa Output Berbeda?

Jawaban : dikarenakan fungsi bool akan mengembalikan nilai false bila bertemu dengan 0, None, False, dan tipe data sequence yang tak berisi atau kosong.

Apa kegunaan bool?

Jawaban : mengubah sebuah nilai menjadi nilai Boolean (True or False) dan menggembalikannya.

 

5.      Program variable float

a = float(12.69)

 

print(a)

 

(1)Cobalah mengganti tanda titik (.) menjadi koma (,)

(2) apa yang terjadi? Tunjukan hasilnya

 

Jawaban : yang tejadi adalah error di karenakan variable float hanya dapat menampung 1 argument

6.      Operator Aritmatika

# file: (Nama_3DigitNIM).py

 

# Ambil input untuk mengisi nilai

a = IsikanAngka

b = IsikanAngka

 

# Menggunakan operator penjumlahan

c = a + b

 

# Operator pengurangan

d = a – b

 

# Operator perkalian

e = a * b

 

#Operator pembagian

f = a / b

 

#Operator sisa bagi

i = b % a

 

#Operator pangkat

h = a ** b

 

print(c,d,e,f,i,h)

 

 

 

7.      Operator logika

a = true

b = false

 

# Logika AND

c = a or b

Print(“%r and %r = %r”%(a,b,c))

 

# Logika OR

c = a or b

Print(“%r or %r = %r”%(a,b,c))

 

# Logika Not

c = not a

print(“not%r = %r”%(a,c))

 

8.      Operator pembandingan

#file : operator_pembanding.py

a= int(input(“Inputkan nilai a: ”))

b = int(input(“Inputkan nilai b: ”))

c = 0

#c = input(“Inputkan nilai c: ”)

#age=int(input(“what is your age?”))

 

#apakah a sama dengan b?

c = a==b

print(“Apakah %d == %d: %r”%(a,b,c))

 

#apakah a < b?

c = a < b

print(“Apakah %d < %d: %r”%(a,b,c))

 

#apakah a > b?

print(“Apakah %d > %d: %r”%(a,b,c))

 

#apakah a <= b?

c = a <= b

print(“Apakah %d <= %d: %r”%(a,b,c))

 

#apakah a >= b?

print(“Apakah %d >= %d: %r”%(a,b,c))

 

#apakah a != b?

print(“Apakah %d != %d: %r”%(a,b,c))

 

9.      Operator Penugasan

#file: operator_penugasan.py

      #ambil input untuk mengisi nilai

      a = int(input(“Inputkan nilai a : “))

      #^

      #|contoh operator penugasan untuk mengisi nilai

print(“Nilai a = %d”% a)

 

      #Coba kita jumlahkan nilai a dengan operator penugasan

      a += 5

 

Buatlah Program

 

      #Setelah nilai a ditambah 5, coba kita lihat isinya

      print(“Nilai setelah ditambah 5: ”)

      print(“a = %d” %a)

 

 

 


 

POKOK BAHASAN 3

STRUKTUR PEMROGRAMAN : BERKONDISI

3.1 Pernyataan If:

            Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan relevan terhadap permasalahan yang ada. Dalam Bahasa Python pernyataan berkondisi if yang digunakan untuk pangkat jabatan, jenis kelamin perempuan atau laki-laki, bilangan genap dan ganjil, dan lain sebagainya.

Struktur kondisi if dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut :

                        If (kondisi) :

                                    Pernyataan1

                        





3.2 Pernyataan If…Else

Struktur kondisi if…else dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut :

                  If (kondisi) :

                              pernyataan1

                              pernyataan2

                              ……

                              pernyataanN

                  Else :

                              pernyataan

 

Pernyataan pada blok if akan dijalankan jika kondisi bernilai BENAR, tetapi jika bernilai SALAH maka pernyataan pada blok else akan dijalankan.

 

3.3 Pernyataan If…Elif…Else

Pernyataan If…elif…else digunakan untuk menguji lebih dari kondisi. Apabila kondisi pada if benar, maka pernyataan di dalamnya yang dieksekusi. Apabila salah, maka masuk ke pengujian kondisi elif. Terakhir apabila tidak ada if atau elif yang benar, maka yang dijalankan adalah yang di blok else.

            Struktur kondisi if..elif..else dapat digunakan dalam beberapa sebagai berikut :

                        If (kondisi) :

                                    pernyataan1

                        elif (kondisi2) :

                                    pernyataan2

                        else :

                                    pernyataanX

 

POKOK BAHASAN 4

STRUKTUR PEMROGRAMAN:PERULANGAN

4.1 Perulangan For:

Perulangan For adalah suatu perintah yang di ulang, dimana perintah tersebut

dikendalikan oleh sebuah variable, sehingga dapat memudahkan kita untuk

memproses setiap elemen pada list dengan variable sementara dan

mengaplikasikan kode yang sama. Dalam perulangan for di pyhton sedikit

berbeda dengan bahasa lainnya. Perulangan ini tentunya dirancang untuk

menelusuri nilai ataupun elemen yang terdapat pada string, list, tuple

dictionary, dan objek yang mempunyai tipe range.

Struktur perulangan for dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut :

for elemen in tipe_koleksi :

perintahl

perintah2

 

Dilihat dari bentuk diatas bahwa perintahl dan perintah2 akan dilakukan

perulangan lewat elemen yang terdapat didalam tipe koleksi. Jadi, ada 3

bagian penting. Seguence adalah sebuah nilai yang bersifat iterable alias bisa

diulang-ulang. Di antara tipe data yang bersifat seguence atau iterable adalah:

 

·         List

·         Tuple

·         String

 

Dan lain sebagainya. Nilai adalah setiap item yang diekstrak dari seguence.

Blok kode yaitu statemen-statemen atau perintah-perintah tertentu yang akan

dieksekusi secara berulang.


4.2 Perulangan While

Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut dengan loop) adalah

instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah.

 

Dalam merancang perulangan, kita setidaknya harus mengetahui 3 komponen:

 

1.      Kondisi awal perulangan.

2.      Kondisi pada saat perulangan.

3.      Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.

 

while (kondisi) :

perintah

 

Kondisi yang dimaksud merupakan suatu kondisi atau keadaan yang kita buat.

Selama nilai yang diulang masih sesuai dengan kondisi yang sudah ditetapkan yang berarti True dan tidak bernilai 0 maka while akan terus berjalan.

 

 


 

POKOK BAHASAN 5

TIPE DATA KOLEKSI

 

5.1     List

Dalam bahasa pemrograman Python, struktur data yang paling dasar adalah urutan atau lists. Setiap elemen-elemen berurutan akan diberi nomor posisi atau indeksnya. Indeks pertama dalam list adalah nol, indeks kedua adalah satu dan seterusnya.

Python memiliki enam jenis urutan built-in, namun yang paling umum adalah list dan tuple. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan dengan semua jenis list. Operasi ini meliputi pengindeksan, pengiris, penambahan, perbanyak, dan pengecekan keanggotaan. Selain itu, Python memiliki fungsi built-in untuk menemukan panjang list dan untuk menemukan elemen terbesar dan terkecilnya.

1.      Membuat List Python

List adalah tipe data yang paling serbaguna yang tersedia dalam bahasa Python, yang dapat ditulis sebagai daftar nilai yang dipisahkan koma (item) antara tanda kurung siku. Hal penting tentang daftar adalah item dalam list tidak boleh sama jenisnya.

Membuat list sangat sederhana, tinggal memasukkan berbagai nilai yang

dipisahkan koma di antara tanda kurung siku. Dibawah ini adalah contoh

sederhana pembuatan list dalam bahasa Python.

2.      Akses Nilai Dalam List Python

Untuk mengakses nilai dalam list python, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia padindeks tersebut.

3.      Update Nilai Dalam List Python

Anda dapat memperbarui satu atau beberapa nilai di dalam list dengan memberikan potongan di sisi kiri operator penugasan, dan Anda dapat menambahkan nilai ke dalam list dengan metode append/).

 

4.      Hapus Nilai Dalam List Python

Untuk menghapus nilai di dalam list python, Anda dapat menggunakan salah satu pernyataan del jika Anda tahu persis elemen yang Anda hapus. Anda dapat menggunakan metode remove() jika Anda tidak tahu persis item mana yang akan dihapus.

5.2       Tuple

Sebuah tuple adalah urutan objek Python yang tidak berubah. Tuple adalah urutan, seperti daftar. Tuple bersifat immutable, artinya isi tuple tidak bisa kita ubah dan hapus. Namun, dapat kita isi dengan berbagai macam nilai dan objek. Tuple menggunakan tanda kurung, sedangkan List Python menggunakan tanda kurung siku.

 

Membuat tuple semudah memasukkan nilai-nilai yang dipisahkan koma. Secara opsional, dapat memasukkan nilai-nilai yang dipisahkan koma ini di antara tanda kurung juga.

1.      Membuat tuple kosong dan singleton

untuk membuat Tuple yang hanya berisi satu (singleton), maka harus

manambahkan tanda koma di belakangnnya, Karena jika tidak ditambahkan

koma, akan dianggap sebagai string.

2.      Mengakses dan memotong(s/icing) nilai tuple

Untuk mengakses nilai dalam tuple, gunakan tanda kurung siku untuk mengiris beserta indeks atau indeks untuk mendapatkan nilai yang tersedia pada indeks tersebut. Sama seperti /ist, Tuple juga memiliki indeks untuk Mengakses item di dalamnya. Indeks Tuple dan list selalu dimulai dari nol 0.

 

3.      Menghapus nilai tuple

secara eksplisit menghapus keseluruhan tuple, cukup gunakan del statement.

 

5.3     Dictionary

Dictionary adalah tipe data yang anggotanya terdirii dari pasangan-pasangan

kunci:nilai (key:value). Dictionary dibuat dengan menempatkan anggota di dalam tanda kurung kurawal f |, dipisahkan oleh tanda koma. Anggota dictionary terdiri dari pasangan kunci:nilai. Kunci harus bersifat unik, tidak boleh ada dua kunci yang sama dalam dictionary.

1.      Mengakses elemen dictionary

Dictionary tidak menggunakan indeks. Anggota dictionary diakses denagn

menggunakan kuncinya. Selain itu, bisa juga diakses dengan menggunakan fungsi get().

Dengan menggunakan fungsi ger(), bila kunci tidak ada di dalam dictionary, maka akan kembali None. Bila tidak menggunakan fungsi get(), maka akan terjadi eror KeyError bila kunci hendak diakses tidak ada dalam dictionary.

2.      Update Nilai Dalam Dictionary Python

3.      Hapus Elemen Dictionary Python

untuk menghapus elemen dalam dictionary, kita bisa menghapus anggota

tertentu dengan menggunakan fungsi pop(). Fungsi ini menghapus anggota dengan mengembalikan kunci dari anggota tersebut. Terdapat juga funsgi lainnya yaitu popitem() yang digunakan untuk menghapus anggota acak dari dictionary. Untuk mengahapus semua anggota dictionary, bisa menggunakan funsgi clear). Selain itu kita juga bisa menggunakan kata kunci del untuk menghapus anggota tertentu atau mengahpus dictionary itu sendiri.

Python menyertakan fungsi built-in sebagai berikut :

Fungsi Python

Penjelasan

cmp(dict1,dict2)

Membandingkan unsur keduanya.

len(dict)

Memberikan panjang total Dictionary. Ini sama dengan jumlah item dalam Dictionary.

str(dict)

Menghasilkan representasi string yang dapat dicetak dari Dictionary.

type(variable)

Mengembalikan tipe variable yang lulus. Jika variable yang dilewatkan adalah Dictionary, maka akan mengembalikan tipe Dictionary.

 

Method Build-in Pada Dictionary Python

Python menyertakan method built-in sebagai berikut :

Method Python

Penjelasan

dict.clear()

Menghapus semua elemen Dictionary

dict.copy()

Mengembalikan salinan Dictionary

dict.fromkeys()

Buat Dictionary baru dengan kunci dari seq dan nilai yang disetel ke nilai.

dict.get(key default=None)

For key, nilai pengembalian atau default jika tombol tidak ada dalam Dictionary

dict.has_key(key)

Mengembalikan true jika key dalam Dictionary, false sebaliknya

dict.items()

Mengembalikan daftar dari pasangan tuple dictionary (key,value)

dict.keys()

Mengembalikan daftar key dictionary

dict.setdefault(key,default=None)

Mirip dengan get (), tapi akan mengatur dict [key] = default jika kunci belum ada di dict

dict.update(dict2)

Menambahkan pasangan kunci kata kunci dict2 ke dict

dict.values()

Mengembalikan daftar nilai dictionary

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.4     Set

Set adalah salah satu tipe data di Python yang tidak berurut (unordered). Set memiliki anggota yang unik (tidak ada duplikasi). Jadi jika ada dua anggota yang sama di dalam set, maka otomatis set akan menghilangkan salah satunya.

 

Set dibuat dengan meletakkan anggota — anggotanya di dalam tanda kurung kurawal {} dipisahkan menggunakan tanda koma. Kita juga bisa membuat set dari list dengan memasukkan list ke dalam fungsi set ()

1.      Mengakses item set

Karena set tidak terindeks maka untuk mengaksesnya tidak bisa menggunakan indeks seperti tuple dan list. Untuk mengakses elemen-elemen dalam set bisa dengan menggunkana perulangan (for ...).

2.      Mengecek elemen set

Cara mengecek elemen dalam set adalah menggunakan if" ‘..' in set: kemudian print(set.

3.      Menambahkan item kedalam set

Setelah set dibuat maka tidak dapat diubah karena set bersifat unchangeable. Namun set dapat ditambah elemennya dengan menggunakan fungsi add() dan fungsi update(). Addt() digunakan untuk hanya menambah | item kedalam set, sedangkan update() bisa digunakan untuk menambahkan beberapa item ke dalam set.

4.      Mengukur jumlah elemen dalam set dengan fungsi len()

Untuk mengukur jumlah elemen dalam set caranya dengan menggunakan funggi len().

5.      Menghapus elemen set

Kita bisa menghapus anggota set dengan menggunakan fungsi discard() dan removel). Perbedaannya, fungsi discard() tidak akan memunculkan error bila anggota yang ingin  dihapus ternyata tidak ada di dalam set, sedangkan remove/) sebaliknya.

6.      Menghapus dengan fungsi pop

Didalam set ada fungsi pop() yang bisa digunakna untuk menghapus elemen dalam set.  Karena set tidak tertata (unordered) maka tidak bisa diprediksi elemen mana yang akan di hapus.

7.      Menghapus set dengan fungis clear() dan dell().

Fungsi ckear() untuk mengkosongkan set. Sedangkan, fungsi del() untuk menghapuskeseluruhan set

8.      Menggabungkan 2 set

Satu set bisa dugabungkan dengan set yang lain dengan  menggunakan fungsi union() dan fungsi update.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

POKOK BAHASAN 6 

STRUKTUR PEMROGRAMAN:FUNCTION

 

      6.1 Function

Fungsi pada python adalah kumpulan perintah atau baris kode yang

dikelompokkan menjadi satu kesatuan untuk kemudian bisa dipanggil atau

digunakan berkali-kali. Sebuah fungsi bisa menerima parameter, bisa

mengembalikan suatu nilai, dan bisa dipanggil berkali-kali secara

independen. Dengan fungsi kita bisa memecah program besar yang kita

tulis, menjadi bagian-bagian kecil dengan tugasnya masing-masing.

Fungsi dipakai untuk mengumpulkan beberapa perintah yang sering

dipakai dalam sebuah program. Dengan memakai fungsi, program yang

dibuat menjadi lebih terstruktur. Lebih mudah diikuti oleh orang lain yang

membaca program dibuat, Paling penting adalah mempersingkat waktu

yang diperlukan untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Karena

perangkat lunak yang dibuat, bisa jadi memakai komponen-komponen yang

sama.

Seperti layaknya sebuah bahasa pemrograman, Python juga

memberikan fasilitas pembuatan fungsi yang sangat bagus. Konsep fungsi

dalam Python sama dengan bahasa pemrograman C/C-. Python

menganggap fungsi dan prosedur adalah sesuatu yang sama, dalam artian

cara mendeklarasikan fungsi dan prosedur adalah sama. Hanya bedanya,

kalau fungsi mengembalikan suatu nilai setelah proses sedangkan prosedur

tidak.

 

      6.3 Struktur Function

            Di dalam python, sintaks pembuatan fungsi terlihat seperti berikut:

           

·         Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah

nama fungsi nya. Pernyataan def dipakai untuk mendeklarasikan fungsi.

·         Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) ataupun tidak.

·         Tanda titik dua (: ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsiyang terdiri dari statemen-statemen

     6.3 Memanggil Function

Di dalam python, sintaks memanggil fungsi sangat sederhana seperti

berikut:

namaFungsi()

 

 

Dalam deklarasi fungsi, juga bisa menambahkan komentar-komentar yang memberi penjelasan mengenai fungsi yang dibuat. Secaraumum memang bisa menambahkan komentar-komentar di sembarang tempat dalam program yang dibuat. Baris-baris komentar diawali dengan karakter pagar (#). Semua karakter yang mengikuti tanda ini sampai akhir baris dianggap sebagai komentar dan tidak akan mempengaruhi jalannya progam. Akan tetapi terdapat satu gaya pemberian komentar dalam Python yang disebut dengan docstring. Biasanya dipakai untuk memberi penjelasan mengenai fungsi atau objek. Doestring diapit dengan tanda petik ganda, komentar jenis ini hanya boleh diberikan tepat satu baris dibawah deklarasi fungsi atau objek yang akan ditunjukkan pada pembahasan selanjutnya. Docstring sangat bermanfaat ketika kita ingin mendokumentasikan semua fungsi dan kelas yang telah kita buat. Karena ada beberapa perangkat lunak yang mampu membuat dokumentasi berdasarkan docstring yang ada dalam source code

 

6.4 Function dengan Parameter dan Argumen

Sebuah fungsi juga bisa menerima parameter atau pun argumen. Ia merupakan suatu nilai/variabel yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses lebih lanjut. Parameter adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu di definisikan, sedangkan argumen adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu dipanggil. Tergantung kebutuhan, sebuah fungsi bisa menerima 1, 2, atau lebih dari 5 parameter atau argumen, namun bisa juga tidak memerlukan sama sekali. Sebenarnya parameter dan argumen sangat mirip dan sering di pertukarkan. Perbedaan dari keduanya hanya di posisi pembuatan saja. Parameter merujuk kepada inputan fungsi pada saat pendefinisian, sedangkan argumen merujuk ke nilai input fungsi pada saat pemanggilan.

Berikut format dasar fungsi Python dengan parameter dan argumen:

def namaFungsi (param1, param2):

…..

return nilai

namaFungsi(arg1,arg2)

 

Di akhir baris 1, yakni dalam tanda kurung setelah nama function, adalah tempat untuk penulisan parameter. Dalam contoh diatas, terdapat 2 buah parameter bernama paraml dan param2. Sepanjang isi function, paraml dan param2 bisa diakses sebagaimana variabel biasa. Ketika memanggil fungsi, kita harus isi kedua nilai seperti di baris 6, yakni dari perintah nama function(argl, arg2). Disini, argl dan arg? adalah argumen.

Nilai argumen ini nantinya akan mengisi nilai parameter.


umsida.ac.id 

fst.umsida.ac.id 

Rangkuman Praktikum Sistem Operasi

A.   Profil Laboratorium Visi Laboratorium "Mewujudkan Laboratorium Sistem Operasi yang bermutu Tingkat Nasional 2020 di Bidang Informa...